Harga emas naik setelah China mengenakan kadar Import Amerika Serikat

Harga emas naik lebih dari 1 persen yang direkotkan pada hari ini setelah China menaikan kadar Import dari Amerika Serikat, dianggarkan jumlah kadar import bernilai $60 Billion yang akan dimulakan pada 01 june 2019. konflik perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut tidak baik semenjak kebelakangan ini.
Risiko geopolitik sedang meningkat diatara duabelah pihak, ekonomi dan Dolar US mula melemah perlahan-lahan. Inilah faktor-faktor yang mejadikan harga emas naik saat ini  -menurut Pakar Komoniti di RJO Futures.

Harga emas spot naik 0.9% keapda $1,297.10 Ounce, rekot kenaikan tertinggi emas pada 11 April adalah $1,299.49, sedangkang harga emas kasar naik kepada $1,297.80 Ounce. Kenaikan begitu ketara dalam pertengah bulan May ini kalau dilihat dalam Grafik XAU/USD berukut ini. Pair tersebut melonjak naik hingga 1.18 peratus kepada $1,300.81, tertinggi sejak lebih dari satu bulan lalu.

Harga Emas May 2019

Tindakan China Melambungkan Harga Emas

Malam ini, China memang ingin mengumumkan hasratnya menaikan kadar import terhadap produk-produk AS senilai $60 bilion, yang sebelumnya sudah dikenai cukai import 5% dan 10%. Kadar akan dinaikkan menjadi 10%, 20%, dan 25% mulai 01 June 2019. Langkah tersebut terpaksa diambil untuk menghadapi desakan yang terus dilakukan Amerika Serikat.

China tidak menghiraukan ancaman Trump agar tidak membalas. Menurut Kementerian Keuangan China, pihaknya akan terus berjuang agar kepentingan negaranya tak dicemari. Namun demikian, China mengatakan bahwa mereka masih membuka peluang untuk renegosiasi.

Menurut pakar Emas Jongkong dan perdagangan derivatif di BMO, Tai Wong, kenaikan bermula selepas pengumuman kebijakan balasan China tidak semata-mata terjadi karena melonjaknya sentimen pasaran terhadap Harga emas. "Emas sempat merundum di awal, tetapi pengumuman kenaikan kadar import oleh China harga pasaran mula berubah... Sehingga, hal ini membangkitkan aksi beli spekulasi berdasarkan penurunan saham dan yield obligasi, dengan break teknikal di level atas (harga emas) yang menambah momentum," ujar Tai Wong.

 Jual/Beli Emas Harga Kilang Hompage